Karya Sastra Hasil Konversi Teks Anekdot Kelas X Farmasi

Published by Jeni NC on


Drama Hasil Konversi Teks Anekdot yang Berjudul “Kursi Termahal”

Tiga orang remaja tengah bersantai di bawah pohon rindang. Mereka adalah Giza, Rona, dan Agista, teman dekat dan satu sekolah. Sambil menyeruput minuman ringan, ketiganya melemparkan lelucon-lelucon ringan. Suatu ketika Giza menanyakan kepada Rona dan Agista.

Giza             : “Na, Gis, kursi apa yang harganya mahal?” (Rona berpikir sesaat lalu menjawab)

Rona             : “Kursi jati bertahtakan emas dan berlian.”

Giza             : “Salah. Coba tebak lagi!”

Agista         : “Hmm, apa yah? Kursi berteknologi tinggi?”

Giza             : “Masih salah. Ingin tahu”

Agista         : “Apaan tuh?”

Rona             : “Memang kursi apa?”

Giza             : Kursi DPR. Coba saja kamu lihat calon anggota DPR rela habisin uang bermilyar-milyar Cuma buat duduk di sana.  Padahal kursinya sama saja dengan kursi di rumah.” (Giza menjawab sambal terkekeh)

Rona            : “Benar juga kamu. Politikus kebiasaan money politic buat menarik simpati rakyat.”

Lelucon Giza mencoba  mengkritik tabiat para politikus yang suka membagikan uang demi mendapatkan jatah di pemerintahan.

 

Pantun Hasil Konversi Teks Anekdot yang Berjudul “Sampah Plastik”

Ibu pergi membawa lipstik

Di saat hujan yang rintik-rintik

Mari kurangi sampah plastik

Agar lingkungan semakin cantik

 

Jalan pincang harus dipapah

Karena kemarin diinjak jerapah

Bila sembarang membuang sampah

Pasti penyakit dating berlimpah

 

Kancil ditangkap dalam kurungan

Sakit badannya terkena kuman

Yang buang sampah sembarangan

Pasti jomblo sepanjang akhir zaman

 

 

Puisi Hasil Konversi Teks Anekdot yang Berjudul “Gara-Gara Takut Istri”

Istriku,

Maafkan aku bila salah padamu

Suka duka kita jalani

Banyak rasa bahagia

Meski sifatmu kepadaku

Selalu dingin kurasa

 

Istriku,

Janganlah marah kepadaku

Banyak salah paham yang kudapat

Karena takut kepadamu

 

Istriku,

Aku lelah denganmu

Tapi aku tidak berani melanggar perintahmu

Badan kekarku

Mengalahkan pengabdianku kepadamu

 

 

Puisi Hasil Konversi Teks Anekdot yang Berjudul “Nasib Naryo si Jomblo Akut”

Si Jomblo,

Tampaknya tidak ada wanita menyukaimu

Tampangnya bikin takut

Namun, sebenarnya baik dan lembut

 

Seharusnya engkau tidak dihina

Engkau hanya menjaga harga diri

Selalu berteguh hati

Siapkan materi untuk masa depan

 

Drama Hasil Konversi Teks Anekdot yang Berjudul “Kursi Termahal”

Suatu hari di sebuah kelas sedang berlangsung pelajaran PPKn yang sedang membahas tentang badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Setelah bapak guru menerangkan, tiblah sesi tanya jawab.

Pak Guru      : “Ayo silakan siapa yang mau bertanya?”

Dodi            : “Saya, Pak!”

Pak Guru      : “Iya, Dodi mau tanya apa?”

Dodi            : “Apa tugas anggota DPR dari masing-masing komisi, Pak?”

Saat itu pak guru tidak langsung menjawab, melainkan melemparkan pertanyaannya kepada Tono yang sedang melamun.

Pak Guru      : “Tono coba jawab pertanyaan dari Dodi.”

Tono            : “Tidur, Pak.”

Murid-murid yang lain tertawa dan menyoraki Tono, sedangkan pak guru hanya tersenyum dan menambahkan pertanyaan.

Pak Guru      : “Kenapa kamu bisa menjawab seperti itu?”

Tono            : “Saya lihat sendiri di TV.”

Murid yang lain pun Kembali menertawakan Tono. Kemudian pak guru meredakan gelak tawa mereka dan suasana Kembali menjadi normal.

 

 

 

 


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder
Open chat
HALLO,
SAYA ADMIN SMK MUH 04 BOYOLALI
BISA KAMI BANTU??